DANIA RIZKY UMAMI

Berpacu Menjadi Yang Terbaik

Penugasan opini

diposting oleh dania-rizky-umami-fst17 pada 06 August 2017
di AMERTA - 0 komentar

Nama: Dania Rizky Umami

NIM : 081711233024

Fakultas : Sains Dan Teknologi

Prodi : Matematika

Garuda : 3

Ksatria : 14

Tema : Quo Vadis Hak Angket KPK

Peran : Tim Pansus KPK

QUO VADIS HAK ANGKET KPK

Apakah yang dimaksud Quo Vadis itu? Mungkin banyak orang awam yang belum tahu menahu tentang apa itu Quo Vadis. Quo Vadis adalah  sebuah kalimat dalam bahasa latin yang terjemahannya secara harfiah berarti : “ Ke mana engkau pergi ?” Salah satu tema dari roleplay yang kami bahas yaitu tentang Quo Vadis Hak Angket KPK. Yang berarti tema ini membahas bagaimana nasib Hak Angket KPK yang dipertanyakan kemana arah dan tujuannya. KPK di Indonesia adalah lembaga penting negara yang bertugas untuk memberantas para koruptor – koruptor yang ada di Indonesia. DPR mengajukan Hak Angket Untuk KPK yang bertujuan untuk mengevaluasi kinerja KPK secara keseluruhan serta menjadikan KPK lebih baik lagi di masa mendatang. Alasan lain DPR melakukan hak angket ini karena DPR juga memiliki fungsi pengawasan dan konstitusional dan juga melalkukan penyelidikan terhadap pelaksanaan kebijakan KPK. Sudah selayaknya DPR melakukan kebijakan ini. Karena tugas berat kpk harus didukung oleh semua pihak. Tapi banyak orang yang mempresepsikan dengan salah, yaitu menganggap bahwa DPR berniat untuk menjatuhkan KPK, padahal DPR tidak mempunyai maksud seperti itu. DPR hanya mempertanyakan apakah KPK sudah berjalan dengan baik, termasuk Pansus Hak Angket KPK nanti akan meneliti hasil audit BPK, dan masih banyak hal lain terkait KPK yang menjadi dasar pemikiran DPR kenapa harus ada hak angket. Saat ini masalah Hak Angket KPK masih menjadi ternding topik di Indonesia karena arah dan tujuannya belum jelas. Hak angket ini Banyak partai poliitk yang keluar masuk mendukung hak angket KPK sehingga menjadi kendala untuk mejalankan kebijakan hak angket untuk KPK ini yang hanya diberi waktu dua bulan untuk memberikan bukti – bukti untuk mengajukan Hak Angket KPK. Di sini saya juga mengingatkan bahwa tidak ada maksud jelek terhadap hak angket tersebut. Saya mengajak anggota pansus hak angket, dan masyarakat untuk rasional melihat lembaga anti rausah ini. Saya juga ingin meyakinkan bahwa ini tugas partai yang harus dijalankan dengan baik, apapun tugas partai yang diamanatkan ke kita, kita harus bias jalankan dengan baik. Pansus ini dibuat bukan berdasarkan satu kasus atau kepentingan partai, namun untuk meluhat secara utuh bagaimana KPK menjalankan kewenangannya selama 15 tahun ini. Selain itu, pihak pansus juga berharap KPK juga bisa terbuka dan saling menghargai serta saling menghormati kewenangan lembaga masing – masing dan jangan dilandasi niat buruk untuk melemahkan atau menghancurkan. Karena KPK dan DPR sama – sama lembaga penting yang dimiliki Negara untuk membangun negaara republik Indonesia yang lebih baik sejahtera sesuai dengan pancasila dan kepribadian bangsa. Seharusnya, keduanya juga saling dukung dan bekerja secara sinergi bukan malah saling menjatuhkan seperti keadaan sekarang. Saat ini Pansus Hak Angket KPK masih terus mengumpulkan fakta dan bahan yang telah dikumpulkan. Semua bahan tersebut akan diklarifikasi dan akan dilakukan langkah selanjutnya. Panitia khusus hak angket DPR terkait Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga mengkalim sudah menjalankan mekanisme transparansi melalui berbagai rapat yang dilakukan secara terbuka. Ketua dari Pansus Hak Angket KPK juga selalu mengatakan pansus angket KPK tidak akan menutupi segala sesuatu, hal yang akan dikerjakan oleh pansus Hak Angket KPK yang sifatnya terbuka pasti kita akan beritahukan. Kami sebagai Panitia Khusus Hak Angket KPK sangat menyayangkan rendahnya aspek pemberitaan yangmenyebabkan kebutuhsn informasi publik untuk mengetahui secara detail menjadi sangat rendah. Pansus juga tidak dibuat bukan berdasarkan satu kasus atau kepentingan partai. Kami juga membantah agenda pansus angket memanggil mantan narapidana kasus korupsi untuk menyudutkan KPK. Pemanggilan Nico dan Muhtar di Pansus Hak Angket KPK rapat terbuka untuk umum agar masyarakat tahu kejadian yang dialami oleh mereka setelah mendapat gelar narapidana, tapi tidak sesuai fakta yang sebenarnya. wakil ketua Kansus Hak Angket KPK mengatakan perkembangan Pansus KPK sudah sampai memanggil saksi – saksi terkait masalah tersebut dan beberapa dari saksi juga telah mengatakan bahwa ada yang diintimidasi. Pansus juga di sini seperti membuka kotak Pandora terkait permasalahan internal KPK yang harus diperbaiki.

Diatas telah dipaparkan salah satu masalah atau kendala yang dihadapi oleh Pansus Hak Angket Kpk adalah karena fraksi partai gerindra menolak dan walkout. Tetapi ,fraksi Gerindra juga menambahkan bahwa mereka sepakat hak DPR untuk melakukan check and balances kepada semua institusi termasuk KPK dan terkait Gerindra keluar dari Pansus Hak Angket KPK alasan utamanya adalah selama Pansus Hak Angket KPK berjalan mengumpulkan bukti yang tidak lengkap, tidak ada kelengkapan dari fraksi lain,ada 3 nama fraksi lain yang tidak dimasukan jadi gerindra melihat bahwa itu tidak efektif.

Setelah yang sudah saya paparkan di atas, saya telah menjelaskan bahwa kami sebagai tim Pasukan Khusus Hak Angket KPK tidak mempunyai niatan buruk untuk menjatuhkan KPK. Kami malah ingin KPK lebih diperkuat lagi sehingga menjadi lembaga yang lebih bagus lagi kedepannya dalam menjalankan kinerjanya yang memang sekarang tidak diragukan lagi. Apa salahnya jika tim pansus hak angket melakukan Hak Angket untuk KPK ini kami DPR juga mempunyai hak untuk melakukan ini karena fungsi kami sebagai pengawas,  kami hanya menjalankan tugas sebagai mana mestinya. Banyak yang bilang DPR tidak ada kinerjanya, disaat kami melakukan ini kami malah disalahkan karena banyak yang menilai bahwa tim pansus  hak angket KPK yg dibuat oleh DPR ini untuk menjatuhkan  KPK. Niat kami baik untuk membuat Negara Indonesia ini menjadi lebih baik kedepannya dalam memberantas korupsi. Saya juga menampahkan opini saya jika KPK memang berjalan dengan sebagai mestinya tanpa ada kecurangan atau kejanggalan mengapa harus takut ketika dilakukan Hak Angket untuk KPK.

Ini adalaha opini yang telah saya buat, maaf jika ada yang kurang setuju. Saya Cuma berharap semoga bangsa Indonesia ini menjadi bangsa yang lebih maju lagi dan lebih terbuka lagi dalam menjalankan pemerintahannya dan tidak saling serang antar lembaga. Saya berharap juga KPK mejadi lembaga anti korupsi yang dapat dipercaya sepanjang masa dan tetap mempertahankan kinerjaanya dan kalau bisa meningkatkan kinerjanya lagi.

 

Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :